Monday, December 3, 2018

Hiasan Terindah di Dunia

::: Hadith of The Day :::

🔰 Hiasan Terindah di Dunia

حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ حَدَّثَنَا عِيسَى بْنُ يُونُسَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ زِيَادِ بْنِ أَنْعُمَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يَزِيدَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّمَا الدُّنْيَا مَتَاعٌ وَلَيْسَ مِنْ مَتَاعِ الدُّنْيَا شَيْءٌ أَفْضَلَ مِنْ الْمَرْأَةِ الصَّالِحَةِ

Telah menceritakan kepada kami Hisyam bin Ammar berkata, telah menceritakan kepada kami Isa bin Yunus berkata, telah menceritakan kepada kami 'Abdurrahman bin Ziyad bin An'am dari Abdullah bin Yazid dari Abdullah bin Amru bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Dunia itu adalah hiasan, dan tidak ada hiasan dunia yang lebih indah selain wanita yang shalihah."
(H.R. Sunan At-Tirmidzi no. 1845)



al-Faqir ila Rabbih:
Muhammad Rafiq al-Ja'far al-Imam al-Jaiz

Sunday, December 2, 2018

🔰Larangan Membujang

::: Hadith of The Day :::

🔰Larangan Membujang

 أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ مَسْعَدَةَ حَدَّثَنَا الْأَشْعَثُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ عَنْ الْحَسَنِ عَنْ سَعْدِ بْنِ هِشَامٍ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ التَّبَتُّلِ

Telah mengabarkan kepada kami Ishaq telah menceritakan kepada kami Hammad bin Mas'adah telah menceritakan kepada kami Al Asy'ats bin Abdul Malik dari Al Hasan dari Sa'd bin Hisyam dari 'Aisyah ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang hidup membujang."
(H.R. Darimi no. 2074)



al-Faqir ila Rabbih:
Muhammad Rafiq al-Ja'far al-Imam al-Jaiz

Tuesday, June 26, 2018

::: One Man One Vote :::

Bsok, Rabu, 27 Juni 2018 merupakan pemilihan kepala daerah serentak, pesta demokrasi yang mengharuskan kita untuk terlibat langsung dalam menentukan pemimpin, one man one vote. Pilihlah pemimpin yang pro kepada masyarakat secara umum dan Islam secara khusus, sebagaimana anjuran dari Tuan Guru H. Abdul Somad, Lc.,MA., dalam banyak ceramahnya, bahwa dalam kontestasi pemilihan kepala daerah, pilihlah pemimpin yang mampu menolong agama Allah ﷻ.

Dalam menentukan pilihan yang tepat dan akurat, setidaknya pertimbangkan 3 poin berikut:

1. Rekam Jejak
Pemimpin adalah mereka yang mampu menerapkan  4 karakter utama, Siddiq, Amanah, Tabligh, dan  Fathanah. Pemimpin adalah do the right thing  bukan do the thing right. Oleh karena itu, cari tahu  sebanyak mungkin tentang mereka, agar tidak  terjerat seperti pribahasa ibarat membeli kucing  dalam karung.

2. Program
Pelajari dengan detil arah dan tujuan program  masing-masing kandidat, coba diskusikan dengan  teman, saudara atau lain sebagainya. Jika tidak pro  terhadap Islam dan masyarat, tinggalkan.

3. Dekat dengan Ulama
Kepemimpinan tidak terlepas dari sentuhan para  ulama, sebagaiman para pemimpin Islam terdahulu  selalu berangkulan antara umara dan ulama, jika  diantara kandidat tersebut memiliki keduanya,  maka itu lebih layak untuk dipilih, dan yang paling  penting bukan pencitraan.

Jika ketiga poin diatas dimiliki oleh semua kandidat, pilihlah yang paling baik dari yang lebih baik, jika tidak memenuhi tiga pertimbangan diatas, maka pilihlah yang paling sedikit mudharatnya.

Wallaahu a'lam.

*Ayah (Abu Ayyash al-Hafidz)

=============
Official Instagram:
@imandanilmu.id
@imandanilmu.id
@imandanilmu.id

::: Jangan Pernah Meyalahkan Keadaan :::

Apapun situasi dan kondisi anda saat ini, itulah sebenarnya refleksi kehidupan.

Anda akan tetap diterpa sesuatu yang membuat anda jenuh, jangan pernah anda menyalahi keadaan atau orang tertentu terlebih menjastifikasi negatif kepada Rabb.

Cukup jalani kehidupan anda, beginilah hidup, anda mencari kesalahan itu tidak perlu, karena kehidupan anda juga tidak akan beranjak dari keadaan yang ada.

Sekali lagi cukup anda nikmati proses yang berjalan, karena proses yang ada adalah jalan yang telah digariskan oleh_Nya.

Anda tidak tahu apa yang ada dipenghujung proses yang anda lewati, namun anda harus tetap berfikir positif kepada Allah ﷻ, karena semua kebaikan ada padanya.

Anda yang selalu memelihara hubungan baik dengan_Nya, maka yakinlah dipenghujung ikhtiar anda, ada kebahagian yang ditumpuk oleh_Nya karena kesabaran dan keridhaan anda dalam menafaki kehendak_Nya.

Allah ﷻ berfirman:

وَاللّٰهُ يَعْلَمُ وَاَنْـتُمْ لَا تَعْلَمُوْنَ

"Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui."
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 216)

Al-Faqir ila Rabbih:
Abu Ayyash al-Hafidz

Monday, June 25, 2018

::: Perlunya Integrasi Iman dan Ilmu :::

Iman dan ilmu merupakan satu kesatuan yang tidak boleh dipisahkan. Disintegrasi keduanya akan melahirkan ketimpangan, dan pasti akan berdampak negatif bagi pelakunya.
Iman adalah buah kepercayaan yang utuh kepada Allah yang didasari ilmu, dan ilmu merupakan nutrisi iman.
Jika diibaratkan perahu, maka iman adalah perahu dan kemudinya ilmu.
Saat seorang hamba mengarungi samudera lepas dibutuhkan perahu yang handal dan kemudi yang kokoh, tersebab itu, mudah baginya mencapai destinasi.

يَرْفَعِ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْ  ۙ  وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍ  

"Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat."
(QS. Al-Mujadilah 58: Ayat 11)

Sungguh, beruntunglah orang-orang yang beriman dan berilmu, didunia mendapatkan kedudukan yang mulia, diakhirat beroleh surga.

al-Faqir ila Rabbih: Abu Ayyash al-Hafidz

Friday, April 6, 2018

🔰 SUNNAH-SUNNAH HARI JUM'AT

حَدَّثَنَا آدَمُ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي ذِئْبٍ عَنْ سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ قَالَ أَخْبَرَنِي أَبِي عَنْ ابْنِ وَدِيعَةَ عَنْ سَلْمَانَ الْفَارِسِيِّ قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

لَا يَغْتَسِلُ رَجُلٌ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَيَتَطَهَّرُ مَا اسْتَطَاعَ مِنْ طُهْرٍ وَيَدَّهِنُ مِنْ دُهْنِهِ أَوْ يَمَسُّ مِنْ طِيبِ بَيْتِهِ ثُمَّ يَخْرُجُ فَلَا يُفَرِّقُ بَيْنَ اثْنَيْنِ ثُمَّ يُصَلِّي مَا كُتِبَ لَهُ ثُمَّ يُنْصِتُ إِذَا تَكَلَّمَ الْإِمَامُ إِلَّا غُفِرَ لَهُ مَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْجُمُعَةِ الْأُخْرَى

Telah menceritakan kepada kami Adam berkata, telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Dzi'b dari Sa'id Al Maqburi berkata, telah mengabarkan kepadaku Bapakku dari Ibnu Wadi'ah dari Salman Al Farsi berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

"Tidaklah seorang laki-laki mandi pada hari Jum'at lalu bersuci semaksimal mungkin, memakai wewangian miliknya atau minyak wangi keluarganya, lalu keluar rumah menuju Masjid, ia tidak memisahkan dua orang pada tempat duduknya lalu dia shalat yang dianjurkan baginya dan diam mendengarkan khutbah Imam, kecuali dia akan diampuni dosa-dosanya yang ada antara Jum'atnya itu dan Jum'at yang lainnya."
(HR. Bukhari: 834)

📃Pesan:
Beberapa sunnah Nabi Muhammad ﷺ di hari Jum'at, yaitu:
📚 Mandi sebelum melaksanakan sholat Jum'at.
📚 Memakai wewangian sewajarnya.
📚 Berjalan kaki saat menuju ke Masjid.
📚 Tidak memisahkan dua orang pada tempat duduknya. (jika datang ke Masjid tidak pada awal waktu, dan jama'ah sudah memadati ruang Masjid, maka jangan memaksakan kehendak pada shaf tertentu yang telah ditempati oleh orang lain).
📚 Melaksanakan shalat tahiyatul masjid.
📚 mendengar dan memperhatikan khutbah Jum'at.

Semoga Allah mengampuni dosa kita semua, Amiin.

Oleh:
Muhammad Rafiq al-Ja'far al-Imam al-Jaiz (Abu Ayyash)
_hidup mulia, kaya raya, mati surga_

Saturday, September 30, 2017

🔰 Da'wah Itu Tugas Bersama

Da'wah Itu Tugas Bersama
___________________________

Mendidik manusia kepada jalan yang lebih baik merupakan keharusan yang dilakukan sejak dini, baik kepada diri sendiri, keluarga, ataupun masyarakat. Jika terbesit dalam fikiran kita, bahwa tugas ini merupakan amanah yang harus dikerjakan oleh Para Alim 'Ulama, maka sejatinya kita telah salah menginterpretasikan makna Da'wah selama ini. Ironi memang, kita temukan saat ini, semua berlepas tangan, ada masalah tertentu justru yang dikambing hitamkan adalah para da'i atau guru agama. Memang, peluang terbesar untuk mengolah lahan da'wah adalah para da'i, tapi bukankah kita bisa ambil andil sesuai kadar dan kemampuan kita?

Allah ﷻ berfirman:

كُنْتُمْ خَيْرَ اُمَّةٍ اُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُوْنَ  بِالْمَعْرُوْفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُوْنَ بِاللّٰهِ ۗ 

"Kamu (umat Islam) adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, (karena kamu) menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah." (QS. Ali 'Imran 3: Ayat 110)

Jika kita tidak mampu berdakwah melalui mimbar-mimbar masjid, maka masih banyak peluang untuk berdakwah tanpa harus berkoar-koar dalam rumah ibadah kita. Terlebih saat ini, semua orang telah memiliki rumah kedua dialam yang tak nyata, maka ada peluang besar bagi kita untuk memasuki rumah-rumah tak nyata mereka dengan dakwah via mobilephone, group atau komunitas tertentu, atau justru sekedar mengupdate informasi didinding dengan tendensius ke-Islaman.
Bukankah setiap kita  memiliki handphone? Bukahkah kita mampu untuk melakukannya?
Sekarang kembali kepada diri kita masing-masing, satu pertanyaan penting bagi kita bersama yaitu, sudahkah kita berbuat baik untuk agama ini?
Jika kita memiliki alasan tidak memiliki
pengetahuan lebih mengenai agama, cukup like, care and share, maka kita telah berbuat baik dan tergabung dalam jaring da'wah.

Semoga menjadi renungan bagi kita bersama, teruatama saya pribadi yang selalu faqir dihadapan Allah ﷻ.

(RJ CHANNEL)
_______________
Ust.  MRJ
(hidup mulia,  kaya raya,  mati surga)

Saturday, May 20, 2017

🔰 BASMI GELISAH DENGAN BISMILLAH

Taushiyah Rutin
Sya'ban 1438 H
                            Oleh: Ust. Atan Afrizal
--------------------------------------------------------------
::: Basmi Gelisah dengan Bismillah :::
_____________________________________

Resah, gelisah dan merana merupakan fenomena kejiwaan alami yang terjadi pada manusia. Namun, saat hal ini berlebihan dan berlanjut, akan mengantarkan manusia pada tingkatan stres tertentu. Islam sebagai agama rahmat al-'alamin, memberikan konsep akurat mengenai permasalahan diatas, apa itu?
Zikrullah. Ingat Allah, yaitu relung hati yang selalu dipenuhi dengan nur Ilahi. Tentu dengan bias cahaya ini akan mencabut serabut gelisah dan resah yang mengakar kuat. Sebagaimana dijelaskan oleh Allah ﷻ dalam firman_Nya:

اَلَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِ  ۗ  اَ لَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوْبُ 

"(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram."
(QS. Ar-Ra'd 13: Ayat 28)

Hal senada juga dituturkan oleh syikh al-Islam Ibnu Taimiyah, yakni:
'zikir bagi hati laksana air bagi ikan',
Bayangkan ikan yang terpisah dengan habitat aslinya, pasti akan menyebabkan kematian, maka demikian juga dengan hati manusia.

Semoga bermanfaat. Aminn.

For Book:
Hubungi MRJ Management
(0812-7630-0154)

🔰 JANGAN PERNAH MENYALAHKAN KEADAAN

Taushiyah Rutin
Sya'ban 1438 H
                                   Oleh: Ust. Atan Afrizal
--------------------------------------------------------------------
::: Jangan Pernah Meyalahkan Keadaan :::
     _____________________________________

Apapun situasi dan kondisi anda saat ini, itulah sebenarnya refleksi kehidupan. Anda akan tetap diterpa sesuatu yang membuat anda jenuh, tidak usah anda menyalahi keadaan atau orang tertentu terlebih menjastifikasi negatif kepada Rabb. Cukup jalani kehidupan anda, beginilah hidup, anda mencari kesalahan itu tidak perlu, karena kehidupan anda juga tidak akan beranjak dari keadaan yang ada, sekali lagi cukup anda nikmati proses yang berjalan, karena proses yang ada adalah jalan yang telah digariskan oleh_Nya, anda tidak tahu apa yang ada dipenghujung proses yang anda lewati, namun anda harus tetap berfikir positif kepada Allah ﷻ, karena semua kebaikan ada padanya, anda yang selalu memelihara hubungan baik dengan_Nya, maka yakinlah dipenghujung ikhtiar anda, ada kebahagian yang ditumpuk oleh_Nya karena kesabaran dan keridhaan anda dalam menafaki kehendak_Nya.
Allah ﷻ berfirman:

وَاللّٰهُ يَعْلَمُ وَاَنْـتُمْ لَا تَعْلَمُوْنَ

"Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui."
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 216)

For Book:
Hubungi MRJ Management
(0812-7630-0154)

Wednesday, May 17, 2017

🔰 TOTALITAS DALAM BERIBADAH

Taushiyah Rutin
Sya'ban 1438 H
                                   Oleh: Ust. Atan Afrizal
---------------------------------------------------------------------
::: Totalitas dalam Beribadah :::
________________________________
Esksistensi manusia bukan tanpa sebab dan tujuan, semenjak Allah menciptakan Adam AS., Allah telah memberikan beban berupa amanah sebagai khalifah di bumi dan ini berlaku bagi manusia secara keseluruhan. Disamping amanah, manusia juga memiliki kewajiban melaksanakan semua rangkain ibadah, baik mahdhah ataupun ghairu mahdhah.
Allah SWT berfirman:

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْاِنْسَ  اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ

"Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku."
(QS. Az-Zariyat 51: Ayat 56)

Ayat diatas secara eksplisit menjelasakan bahwa destinasi dari penciptaan manusia adalah beribadah.

Dalam kurun waktu yang cukup singkat jika mengikuti usia Nabi Muhammad SAW., maka manusia hanya mampu mengarungi kehidupan di dunia sekitar 63 tahun. Waktu yang cukup singkat tersebut belum dikurangi dengan berbagai kesibukan dan kelalain. Oleh karena itu, sedini dan sebisa mungkin untuk totalitas dalam mengerjakan semua ritual ibadah termasuk mengelola semua aktifitas dan kesibukan menjadi hal-hal yang bermanfaat atau bernilai ibadah.

Semoga hari-hari yang kita lalui, semuanya tetap dalam rangkain Ibadah. Amiin.

For Book:
Hubungi MRJ Management
(0812-7630-0154)

🔰TIADA HARI TANPA BELAJAR

Taushiyah Rutin
Sya'ban 1438 H
                                   Oleh: Ust. Atan Afrizal
--------------------------------------------------------------------
:: Tiada Hari Tanpa Belajar :::
_____________________________
Tidak ada kata terlambat dalam belajar, meski usia telah lanjut, semangat belajar harus tetap membara dalam dada, karena menjadi baik membutuhkan ilmu dan pengalaman yang membukit. Bahkan dalam ajaran Islam yang mulia, kita sangat dianjurkan untuk selalu menuntut ilmu, long life education.

طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ وَمُسْلِمَةٍ

Artinya : ”Mencari ilmu itu adalah wajib bagi setiap muslim laki-laki maupun muslim perempuan”. (HR. Ibnu Abdil Barr)

مَنْ سَلَكَ طَرِيْقًا يَلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللهُ بِهِ طَرِيْقًا إِلَى الْجَنَّةِ

Artinya : ”Barang siapa yang menempuh jalan untuk mencari suatu ilmu. Niscaya Allah memudahkannya ke jalan menuju surga”. (HR. Turmudzi)

أُطْلُبِ الْعِلْمَ مِنَ الْمَهْدِ إِلَى الَّلحْدِ

Artinya : ”Carilah ilmu sejak dari buaian hingga ke liang lahat”. (Al Hadits)

Dalam al-Qur'an secara sharih Allah ﷻ jelaskan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara orang yang berilmu dengan yang tidak berilmu.
Allah ﷻ berfirman:

اَمَّنْ هُوَ قَانِتٌ اٰنَآءَ الَّيْلِ سَاجِدًا وَّقَآئِمًا يَّحْذَرُ الْاٰخِرَةَ وَيَرْجُوْا رَحْمَةَ رَبِّهٖ ۗ  قُلْ هَلْ يَسْتَوِى الَّذِيْنَ يَعْلَمُوْنَ وَالَّذِيْنَ لَا يَعْلَمُوْنَ ۗ  اِنَّمَا يَتَذَكَّرُ اُولُوا الْاَلْبَابِ

"Katakanlah, Apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui? Sebenarnya hanya orang yang berakal sehat yang dapat menerima pelajaran."
(QS. Az-Zumar 39: Ayat 9)

Diayat yang lain Allah ﷻ pun berjanji akan mengangkat orang yang berilmu.
Allah ﷻ berfirman:

يَرْفَعِ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْ  ۙ  وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍ   ۗ  وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ

"Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat".
(QS. Al-Mujadilah 58: Ayat 11)

Perhatikan hadits berikut ini, agar menjadi motivasi kita untuk selalu belajar-belajar- dan belajar.

عَنْ اَبِى بَكْرَةَ عَنِ النَّبِيّ ص قَالَ: كن عَالِمًا اَوْ مُتَعَلّمًا اَوْ مُسْتَمِعًا اَوْ مُحِبًّا لاَ تَكُنِ اْلخَامِسَ فَتَهْلِكَ. رواه البيهقى فى شعب الايمان و تعلم متعلم

Dari Abu Bakrah dari Nabi SAW, beliau bersabda, “Jadilah kamu orang yang pandai (berilmu), atau orang yang belajar, atau orang yang mendengarkan, atau orang yang senang (cinta), janganlah kamu menjadi orang yang kelima, maka kamu akan celaka”. 
[HR. Baihaqi]

For Book:
Hubungi MRJ Management
(0812-7630-0154)





🔰 Guru dan Memang Hanya Guru

Terlahir menjadi seorang guru memang ketentuan-Nya terhadap manusia, karena dalam pemaknaan umum, semua kita adalah guru. Guru bagi diri, ke...